TANAM POHON DI MATA AIR SOTU, BUPATI : PENTINGNYA MENCINTAI DAN MENJAGA ALAM
PENTINGNYA MENCINTAI DAN MENJAGA ALAM

By Admin Kabupaten Sumba Tengah 24 Jan 2020, 20:58:41 WIB umum
TANAM POHON DI MATA AIR SOTU, BUPATI : PENTINGNYA MENCINTAI DAN MENJAGA ALAM

TANAM POHON DI MATA AIR SOTU, BUPATI : PENTINGNYA MENCINTAI DAN MENJAGA ALAM

Waibakul - Ekositem antara manusia dan alam itu merupakan satu kesatuan sehingga masyarakat harus sadar akan pentingnya mencintai dan menjaga serta melestarikan alam dan lingkungan.
Lingkungan ini merupakan tanggung jawab bersama bukan merupakan tugas dan tanggung jawab Pimpinan Perangkat Daerah, sekelompok atau Dinas teknis.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk, sepatu dan luar ruangan

Revolusi hijau ini merupakan program Gubernur NTT yaitu Revolusi Hijau untuk NTT bangkit dan NTT sejahtera.
Di Sumba Tengah kita juga melaksanakan Gerakan yang dinamakan Gerakan Revolusi Hijau (GRASIA), yang dilakukan dari bulan Januari hingga bulan Maret 2020. Gerakan ini mengajak dan menghimbau segenap komponen masyarakat dan pemangku kepentingan di Sumba Tengah serta Perangkat Daerah untuk menjaga keseimbangan alam lewat penanaman pohon dalam upaya memperbaiki, melestarikan, menjaga dan menyelamatkan lingkungan.
Demikian disampaikan Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu ketika melakukan penanaman pohon di Lokasi Mata Air Sotu, Desa Mataredi, Kecamatan Katiku Tana. Jumat (24/1/2020).

Kaitan dengan Gerakan Revolusi Hijau (GRASIA) pada tahun 2020 ini, difokuskan pada lokasi khusus di 3 (tiga) Sumber Air yaitu Laigoli, Waipallu dan Sotu
Oleh karena itu Gerakan ini harus melibatkan segenap komponen masyarakat agar sumber air ini tetap terjaga dengan baik.

Gambar mungkin berisi: 9 orang, orang berdiri, pohon, anjing, luar ruangan dan alam

Lebih lanjut Bupati Paulus kembali mengkampanyekan Sumba Tengah Anti Plastik (ANTIK).
"Sampah plastik merupakan bahaya yang dapat mengancam kita, untuk itu kita nayatakan perang melawan sampah plastik.Sebagai Kabupaten yang baru mekar dengan keindahan alam yang masih murni jika sampah plastik tidak diperangi bersama maka akan berdampak pada kesehatan tubuh kita sehingga kita menjadi sakit." Tuturnya.

Menyadari bahaya sampah plastik tersebut, Pemerintah Daerah sepakat membuat sebuah Gerakan yang dinamakan gerakan Anti Plastik (ANTIK) sehingga kedepan Kabupaten Sumba Tengah bebas dari sampah plastik.

"Jika kita mencintai generasi di Kabupaten ini, marilah kita memberikan edukasi dan pemahaman kepada mereka mulai dari sekarang, jangan kita tunggu kapan mereka sadar." Imbuhnya.

Masyarakat harus sadar akan pentingnya mencintai dan menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, betapa pentingnya ekosistem antara manusia dan alam serta Pencipta-Nya sehingga alam Sumba Tengah selalu terlihat indah dan eksotik.

Kegiatan penanaman pohon sebanyak 1.500 anakan pohon ini dihadiri juga Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa, Asisten Tata Pemerintahan dan Kesos, Asisten Tata Perekonomian, Pimpinan Perangkat Daerah bersama seluruh Staf dan Tenaga Kontrak, Danramil Katiku Tana beserta jajarannya, Kapolsek Katiku Tana beserta jajarannya, Camat Katiku Tana, Kepala Desa Mataredi serta masyarakat. (Humas).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment